UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan (UIN Syahada)
Profil UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan
Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan atau lebih dikenal sebagai UIN Syahada adalah perguruan tinggi keagamaan Islam negeri (PTKIN) yang berlokasi di Jalan T. Rizal Nurdin Km. 4,5, Kelurahan Sihitang, Kota Padangsidimpuan. Kampus ini berada di bawah naungan Kementerian Agama Republik Indonesia.
UIN Syahada adalah satu-satunya universitas negeri di kawasan Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel), jauh dari pusat pendidikan tinggi di Medan. Posisi ini menjadikannya rujukan utama bagi calon mahasiswa di wilayah selatan Sumatera Utara yang ingin menempuh pendidikan tinggi tanpa harus merantau ke ibu kota provinsi.
Perjalanan Panjang Enam Dekade
Nama kampus ini diambil dari Syekh Ali Hasan Ahmad Addary, ulama Nahdlatul Ulama yang memprakarsai berdirinya perguruan tinggi Islam di Padangsidimpuan. Bersama sejumlah ulama lain, beliau mendirikan Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (PERTINU) pada tahun 1962 sebagai wadah pendidikan tinggi bagi warga Nahdliyin di Tapanuli Selatan.
Sejak itu, institusi ini melewati enam kali perubahan bentuk:
| Tahun | Perubahan Status |
|---|---|
| 1962 | Berdiri sebagai Fakultas Tarbiyah PERTINU (swasta) |
| 1968 | Dinegerikan sebagai cabang IAIN Imam Bonjol Padang |
| 1973 | Menjadi Fakultas Tarbiyah IAIN Sumatera Utara di Padangsidimpuan |
| 1997 | Beralih status menjadi STAIN Padangsidimpuan (Keppres No. 11 Tahun 1997) |
| 2014 | Menjadi IAIN Padangsidimpuan (Perpres No. 52 Tahun 2013), diresmikan 6 Januari 2014 |
| 2022 | Bertransformasi menjadi UIN Syahada (Perpres No. 87 Tahun 2022, 8 Juni 2022) |
Transformasi terakhir menjadi universitas membuka mandat yang jauh lebih luas. Sebagai UIN, kampus ini tidak lagi terbatas pada program pendidikan ilmu agama Islam, tetapi juga dapat menyelenggarakan program pendidikan tinggi ilmu lain sesuatu yang tidak dimungkinkan ketika masih berstatus institut.
Paradigma Teoantropoekosentris
UIN Syahada mengusung paradigma keilmuan yang khas, yaitu teoantropoekosentris (al-ilahiyah al-insaniyah al-kauniyah). Paradigma ini memandang ilmu pengetahuan dalam tiga poros yang saling terkait: dimensi ketuhanan, dimensi kemanusiaan, dan dimensi alam semesta. Pendekatan ini menjadi kerangka bagi seluruh program studi, baik keislaman maupun ilmu umum.
Informasi Umum
| Nama Lengkap | Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan |
| Singkatan | UIN Syahada |
| Kategori | Universitas |
| Status | Negeri (Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri / PTKIN) |
| Naungan | Kementerian Agama Republik Indonesia |
| Cikal Bakal | 1962 (Fakultas Tarbiyah PERTINU) |
| Alih Status ke UIN | 8 Juni 2022 (Perpres No. 87 Tahun 2022) |
| Motto | Cerdas dan Berintegritas |
| Akreditasi Institusi | Baik Sekali (BAN-PT, berlaku 2021–2026) |
| Rektor | Prof. Dr. H. Muhammad Darwis Dasopang, M.Ag. |
| Jumlah Fakultas | 4 Fakultas + Pascasarjana |
| Alamat | Jl. T. Rizal Nurdin Km. 4,5, Sihitang, Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara 22733 |
Visi dan Misi
Visi
Menjadi Universitas Islam bertaraf internasional yang memiliki paradigma keilmuan teoantropoekosentris (al-ilahiyah al-insaniyah al-kauniyah) dalam membangun masyarakat yang saleh, moderat, cerdas, dan unggul.
Misi
Untuk mewujudkan visi tersebut, UIN Syahada menetapkan misi berikut:
- Membangun sistem manajemen dengan tata kelola yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel berbasis teknologi informasi dan komunikasi.
- Melakukan transformasi terencana menuju pengelolaan keuangan Badan Layanan Umum (BLU).
- Mengembangkan jaringan kerja sama dengan lembaga pendidikan, penelitian, sosial keagamaan, dan pemangku kepentingan di tingkat regional, nasional, dan internasional.
- Menyelenggarakan pendidikan ilmu keislaman, humaniora, sosial, alam, formal, dan terapan berbasis teoantropoekosentris yang dapat menyahuti tantangan global.
- Mengembangkan penelitian ilmu keislaman, humaniora, sosial, alam, formal, dan terapan berbasis teoantropoekosentris.
- Menginternalisasikan nilai-nilai keislaman, keindonesiaan, dan kearifan lokal untuk pengabdian dan pemberdayaan masyarakat dalam menyahuti tantangan global.
Fakultas dan Program Studi
UIN Syahada menaungi 4 fakultas ditambah Program Pascasarjana, dengan total sekitar 30 program studi pada jenjang sarjana, magister, dan profesi. Sebagai universitas yang baru bertransformasi pada 2022, jumlah program studinya masih terus berkembang.
Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan
| No | Program Studi |
|---|---|
| 1 | Pendidikan Agama Islam |
| 2 | Pendidikan Bahasa Arab |
| 3 | Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah |
| 4 | Tadris Matematika |
| 5 | Pendidikan Islam Anak Usia Dini |
| 6 | Tadris Bahasa Inggris |
| 7 | Tadris Fisika |
| 8 | Tadris Kimia |
| 9 | Tadris Biologi |
| 10 | Tadris Bahasa Indonesia |
| 11 | Pendidikan Profesi Guru (Profesi) |
Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum
| No | Program Studi |
|---|---|
| 1 | Hukum Keluarga Islam (Ahwal Al-Syakhshiyyah) |
| 2 | Hukum Ekonomi Syariah |
| 3 | Hukum Tata Negara |
| 4 | Hukum Pidana Islam |
| 5 | Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir |
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam
| No | Program Studi |
|---|---|
| 1 | Perbankan Syariah |
| 2 | Ekonomi Syariah |
| 3 | Manajemen Keuangan Syariah |
| 4 | Manajemen Bisnis Syariah |
| 5 | Akuntansi Syariah |
Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi
| No | Program Studi |
|---|---|
| 1 | Komunikasi dan Penyiaran Islam |
| 2 | Bimbingan Konseling Islam |
| 3 | Manajemen Dakwah |
| 4 | Pengembangan Masyarakat Islam |
Pascasarjana
| No | Program Studi |
|---|---|
| 1 | Pendidikan Agama Islam (S2) |
| 2 | Ekonomi Syariah (S2) |
| 3 | Hukum Keluarga Islam (S2) |
| 4 | Komunikasi dan Penyiaran Islam (S2) |
| 5 | Tadris Matematika (S2) |
Kontak Resmi UIN Syahada Padangsidimpuan
| Alamat | Jalan T. Rizal Nurdin Km. 4,5, Sihitang, Kota Padangsidimpuan, Provinsi Sumatera Utara 22733 |
| Telepon | 0634-22080 |
| Faksimile | 0634-24022 |
| humas@uinsyahada.ac.id | |
| Situs Resmi | uinsyahada.ac.id |
| Portal PMB | uinsyahada.ac.id/pmb |
Pendaftaran Mahasiswa Baru UIN Syahada
Sebagai PTKIN di bawah Kementerian Agama, jalur penerimaan mahasiswa baru UIN Syahada mengikuti pola yang sama dengan UIN dan IAIN lainnya di Indonesia berbeda dari perguruan tinggi negeri umum.
Jalur utama untuk program sarjana meliputi:
- SPAN-PTKIN seleksi prestasi akademik nasional berdasarkan nilai rapor, tanpa ujian tulis. Gratis, dan setara dengan SNBP di perguruan tinggi umum.
- UM-PTKIN ujian masuk nasional dengan tes tertulis, berlaku untuk seluruh PTKIN se-Indonesia.
- Seleksi Mandiri UIN Syahada jalur yang diselenggarakan langsung oleh kampus dengan ketentuan dan jadwal tersendiri.
Untuk jenjang magister, pendaftaran dikelola langsung oleh Program Pascasarjana UIN Syahada.
Jadwal, persyaratan, daya tampung, dan biaya kuliah dapat berubah setiap tahun akademik. Informasi terbaru dapat diakses melalui portal PMB resmi UIN Syahada.
Kesimpulan
UIN Syahada Padangsidimpuan menempati posisi yang cukup strategis: ia adalah satu-satunya universitas negeri di kawasan Tapanuli Bagian Selatan. Bagi calon mahasiswa asal Padangsidimpuan, Tapanuli Selatan, Mandailing Natal, dan sekitarnya, kampus ini menawarkan pendidikan tinggi negeri yang terjangkau secara geografis maupun biaya.
Dengan 4 fakultas, Program Pascasarjana, dan sekitar 30 program studi, cakupan keilmuannya memang belum seluas UINSU Medan. Namun statusnya sebagai universitas — yang baru diraih pada 2022 setelah perjalanan enam dekade membuka ruang bagi pengembangan program studi ilmu umum di masa mendatang.
Akreditasi institusi Baik Sekali dari BAN-PT menunjukkan mutu penyelenggaraan yang solid, sekalipun masih ada ruang untuk terus meningkat.
Informasi di atas dirangkum dari situs resmi UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan dan dokumen resmi terkait. Karena kebijakan penerimaan, biaya kuliah, status akreditasi, dan daftar program studi dapat berubah sewaktu-waktu, calon mahasiswa disarankan untuk selalu mengonfirmasi langsung melalui uinsyahada.ac.id sebelum mendaftar.